Program Restorasi yang Didukung Anak Perusahaan Royal Golden Eagle Membuat Kehidupan Petani Kecil Membaik

Program Restorasi yang Didukung Anak Perusahaan Royal Golden Eagle Membuat Kehidupan Petani Kecil MembaikDalam hal ini, Grup APRIL memiliki banyak program dan proyek yang bermitra dengan para pemangku kepentingan. Hal ini tentunya menjadi bagian penting dari perwujudan poin SDG ke-17 tentang Kemitraan untuk Tujuan. Salah satu contohnya adalah proyek Riau Ecosystem Restoration (RER), yang didirikan oleh APRIL pada tahun 2013, yang bertujuan untuk melindungi dan memulihkan hutan gambut secara ekologis, di Semenanjung Kampar, Propinsi Riau.

RER adalah singkatan dari Restorasi Ekosistem Riau yang mana merupaka suatu proyek untuk memulihkan dan mengkonservasi area hutan gambut yang memiliki nilahi ekologi penting di Riau. Mereka sudah mencakup 130.000 hektar kawasan hutan di Semenanjung Kampar dan 20.000 hektar di Pulau Padang. Dalam hal ini, April grup berkomitmen pendanaan sebesar 100 juta US dolar selama 10 tahun dan RER menerapkan empat pendekatan untuk memulihkan serta mengkonservasi area yang dimilikinya, mencakup:

  1. RER mempekerjakan ranger dan penjaga untuk melakukan patroli untuk mencegah kegiatanilegal danbekerja sama dengan masyarakat sekitar, memberikan pendidikan, dan pelatihan mengenai metode pertanian yang baik dan berkelanjutan supaya mereka dapat meningkatkan kualitas hidup tanpa merusak lingkungan.
  2. RER juga melakukan pemantauan dan riset mengenai kondisi flora dan fauna serta habitat hewan liar sebagai panduan dalam melakukan kegiatan konservasi.
  3. Kemudian RER merestorasi area yang terdegradasi dengan menanam kembali bibit yang berasal dari kawasan hutan sekitar dan melakukan pembenihan tanaman hutan dan menumbuhkannya di nursery sebelum menanamnya kembali. Level air di dalam hutan juga dijaga dengan mencari dan membendung kanal yang sudah ada.
  4. RER mengembangkan rencana jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang saat area tersebut berhasil direstorasi. Langkah ini dilakukang dengan berkonsultasi bersama masyarkat, pemerintah dan pemegang izin konsesi.

Melalui proyek RER ini, APRIL grup mengonservasi sekitar 150.000 hektar lahan gambut, dengan nilai investasi sebesar USD 100 juta. Tentunya usaha restorasi dan konservasi ini merupakan bentuk investasi jangka panjang, sekaligus bentuk kontribusi dan dukungan pada poin SDG ke 13 dan 15. Pada saat bersamaan, Grup APRIL dan RER juga bermitra dengan organisasi konservasi internasional Fauna & Flora International (FFI), The Nature Conservancy (TNC) dan organisasi non pemerintah Indonesia BIDARA.

Selain itu juga, APRIL grup juga telah bekerja sama dengan para petani sejak tahun 1999 melalui program Integrated Farming System (IFS), yang memungkinkan petani mencapai diversifikasi, efisiensi dan hasil yang lebih besar melalui dukungan teknis dan pertanian yang berkelanjutan. Tepatnya di tahun 2016, melalui program, IFS tersebut, sebanyak 248 petani dilatih oleh APRIL untuk bercocok tanam agar mendapatkan hasil yang maksimal. Program IFS ini juga memberikan bantuan bahan-bahan pertanian kepada 44 kelompok tani lainnya.

Nah itulah, bentuk program restorasi dan program lainnya yang didukung oleh anak perusahaan Royal Golden Eagle membuat kehidupan petani kecil membaik.